Minggu, 15 April 2012

Di beranda Menjelang senja

Tabir yang terkibar itu hanya tersingkap sesaat. Tatkala pertama aku menangkap bayangan wajahmu. Ditemani purnama yang hanya menerangi sebelah pipi, bibirmu menyuggingkan sebuah senyum magis. Senyum yang menyihirku! Terpana aku sesaat. Aku seperti kehilangan diriku.
Detik itu juga seketika jiwaku tahu. Seperti bisikan Wahyu: ‘Inilah belahanku”.
Seorang lelaki adalah jiwa yang terbelah, yang senantiasa mengembara hingga menemukan serpihannya.
Aku ingin katakan padamu betapa indahnya hariku setelah perjumpaan itu. Pagi ini kudapati dimuka jendela, sekuntum anggrek bulan melambai oleh jatuhnya tetes embun terakhir. Putih, lebih berseri dari pagi-pagi sebelumnya. Begitu anggun menyembul di antara hijau daun-daun. Seekor kupu-kupu raja terbang berputar, memendang kagumengan menyentuhnya. Tak ingin mengoyak kecantikan sang bunga. Lalu mentari pagi datang menghampiri dan membelai lembut dengan juluran lidah-lidah cahayanya.
Dapatkah engkau bayangkan betapa seluruh alam tampak lebih indah dari biasanya.
Seolah menguatkan isyarat akan bertautnya kembali dua belahan jiwa.
Kini, dengan bulat hati aku akan mengatakan padamu. Aku meminta ijin padamu untuk mengisi labirin-labirin hatiku dengan senyummu. Dan menghadirkan segalanya tentang dirimu dalam mimpi-mimpiku.
Telah sekian lama pencarianku, menyusuri lorong-lorong gelap berliku. Kini aku telah sampai di muara. Mari kita lipat lembaran kertas ini menjadi perahu. Bantulah aku membentangkan layarnya, lalu biarkan angin utara mengantarkan kita. Ke seberang pantai, sebuah pulau mungil.
Pernahkah engkau mendengar, disana ada reruntuhan istana pasir yang dibangun oleh sepasang merpati. Sebenarnya istana itu memang belum selesai ketika tautan suci hati mereka akhirnya terenggut. Prasasti kasih abadi.
Kita akan menyusun kembali puing-puing itu dan menyelesaikannya sebagai istana.
Kupahatkan namamu pada kubah tertinggi, lalu kita ukir bianglala di kaki langit.
Sempurna!
Jika engkau mengatakan “ya”, bangunkan aku esok hari dengan senyummu. Atau biarkan saja aku terlelap dalam mimpi ini untuk selamanya.
Menantimu
Dengan segenap jiwa

Kamis, 08 Maret 2012

Apabila seseorang berkata karena untuk mencintai anda seperti: karena kamu cantik, karena kamu imut, karena kamu cakep
maka presentasi cinta tersebut lebih kecil jika dibandingkan dengan kata walaupun.
walaupun kamu gendut walaupun kamu manja, walaupun kamu cerewet.
maka cinta pasangan anda adalah cinta yang benar benar mengerti anda.
”Cinta Sejati adalah cinta yang memilih dengan isyarat kata dan hati..

Senin, 05 Maret 2012

Adakah Aku di Hatimu?

Tak henti aku bertanya, adakah aku di hatimu?
Kapankah waktu akan bermula, untukku mulai berakar di hatimu. Untukku mampu menjajah hati seseorang yang selama ini begitu kupuja. Inginku kuat mengambil hati itu, lantas kusimpan, kujaga, kurawat, dan tak akan kembali kuberikan air mata kepada hati itu. Cukup aku yang menangis, untuk semua waktu yang telah engkau ceritakan.
Langit boleh selalu mendung, siang dengan terik abadi. Semua adalah pantas kecuali sebutir air mata yang meleleh dari dua bola matamu.

Rabu, 22 Februari 2012

Syair Cinta Sang Pengembara

PENGANTAR

Pada bahagian pertama berkisah tentang seorang pemuda yang haus kebenaran, belajar menjadi musafir dalam kefakirannya tidak mampu memahami hakekat “cinta”. Masa remaja yang baru tumbuh dan ingin berjuang membentuk jadi diri mencari sinar kebenaran sejati.
I
Seorang murid tersipu,
menghadap sang guru dengan wajah tertunduk malu,
wajahnya menekur,dadanya berat dihimpit pertanyaan memburu,
dengan suara gemetar dan nyaris tak terdengar dia berkata :”wahai guru,
Bolehkah daku tanyakan sesuatu yang merampas keikhlasan &dan merapuhkan jiwaku?
Dengan mata arif yang telah dilatih oleh penderitaan dan usia yang panjang sang guru berkata,
Anakku, perkara apakah yang meruntuhkan kukuhnya menara ketegaran dalam jiwa?
tanya apa yang membuat matamu pancarkan cahaya hati yang patah?
dan membuat ibadahmu tak lagi tertata?
Dengan suara yang nyaris tak terdengar,sang murid berkata:
“aku ingin bertanya padamu tentang cinta”
yang mampu meruntuhkan takhta,
Membuat majenun laila,
Menumpahkan darah,
Membuat orang rela jadi sengsara,
Membuat orang tegar menahan perihnya duka lara,
Menjadikan seorang Napoleon menjadi panglima pengembara.
II
Sambil tersenyum arif sang guru menjawab,
apakah yang engkau maksud adalah cinta yang berselimut syahwat?
Cinta yang mengharubirukan milyaran manusia menjadi bagaikan seekor hewan yang kuat?
Dari hari ke minggu,minggu ke bulan,bulan ke tahun,bekerja mencari harta sampai jasadnya kelak dimakan ulat?
Ataukah cinta yang dimiliki oleh para malaikat kepada Tuhan yang sepanjang masa mengenal adanya ganjaran syahwat?
Anakku,
Dalam kehidupan Tuhan telah ajarkan kita tentang pilihan bentuk cinta,
Dari lebah jantan yang berkurban untuk generasinya engkau berkaca,
ataukah bagaikan seekor kera yang memaknai cinta sebagai “bercinta”,
atau pada laba-laba yang rela jasad dimakan hanya demi cinta semata?
Ataukah cinta sesaat bagai cinta seekor ayam yang pandai bermain mata?
Jiwa sang murid bergetar,dadanya tersedan,telinganya berdengung,
tak sanggup ia menjawab ungkapan-ungkapan sang guru agung,
matanya nanar,dihadapkan pada tanya yang membuatnya bingung,
Sambil tersenyum arif sang guru berkata : Pergilah engkau merenung!
III
Sang murid pergi undur diri sambil tundukkan kepala menekur.
Ia merenung, mencari jawaban di ujung kuntum bunga-bunga mekar.
Dicarinya jawab pada tetes hujan yang jatuh bersama dentuman petir menggelegar.
Berhari-hari ia menyendiri mencari jawaban ditengah gelapnya malam dan tepi samudera yang lebar.
Ia berjalan,duduk,berbaring dan bertanya pada alam tentang sebuah kesejatian.
Cinta mana yang membuat anak burung didalam sarang menunggu sang induk pulang kala petang menjelang.
Cinta yang membuat Al-Bara bin Malik rela menyongsong ribuan sayatan mata pedang demi jalani sebuah kesyahidan.
Ataukah cinta ibu yang rela bangun di malam dingin ‘tuk membujuk bayinya yang menangis kelaparan dan ketakutan.
Terbayang ia akan harumnya kisah cinta Rabiatul Adawiyah telah terukir ribuan tahun dalam sejarah.
Ataukah Ibrahim bin Adham yang tinggalkan kemewahan istana,mencari cinta Ilahi sebagai pengembara.
Wujud cinta yang membuat manusia, hewan, tumbuhan rela menanggung kepedihan dan penderitaan demi sebuah kebahagiaan sebagai buah cinta yang menggelora.
Sebuah kesejatian yang berada di atas wilayah nafsu amarah.
IV
Detik demi detik waktu berlalu,namun jawaban hakiki belum tersusun jua.
Ia temukan ulat yang berpuasa tujuh hari demi kemuliaan bertransformasi kupu-kupu yang indah.
Juga temukan ular yang terbaring pasrah,karena menahan kepedihan kulitnya tersayat mili demi mili untuk menjadi diri baru yang lebih kuat dan perkasa.
Inikah sebuah jawab?kepedihan yang berbuah kemuliaan dan hidup yang jaya?
Semakin hari, matanya kian terbuka memandang apa yang tersembunyi dibalik fakta dan realita.
Ternyata cinta memberikan energi yang dahsyat dalam putaran roda sang waktu di dunia.
Yang membuat keridhoan menerima sakit,derita,keperihan,lapar,dahaga,dan keterpencilan bagai sebutir debu di angkasa.
Itukah cinta?
Tapi,semua ini belum memberi jawaban pasti terhadap pertanyaan sang guru.
Ia telah menangkap rumitnya keindahan cinta setiap makhluk di segala penjuru.
Ada cinta yang hanya memberi,hanya menerima,bertarung,kepuasan sesaat, serta pengorbanan nyawa yang membuatnya terharu.
Ia pun datang kembali pada sang guru,tanpa membawa sebuah jawaban baru.
V
Guru!!!
Aku datang padamu dalam jiwa yang semakin bingung,
tak kutemukan jawaban tunggal tentang cinta baik dilembah atau dipuncak tingginya gunung,
semua berkarateristik!dengan bersimetrinya kesetiaan dan pengorbanan, kebinasaan dan keabadian, simbiose,dan kesucian yang agung.
guru,ajarkan padaku tentang cinta,suaranya bergetar mengandung keletihan yang luasbiasa, mendengung!
Sang guru berujar dengan bijak.
Anakku, cinta yang kau temukan barulah sekelumit kecil dari interaksi cinta diluasnya jagat.
Ada relasi cinta yang sederhana seperti di dunia binatang buas,hanya syahwat untuk berkembangbiak,
seperti kanibalisme seperti pada kalajengking yang mengorbankan setiap bagian tubuhnya sampai habis demi kelanjutan generasi kelak.
bukan!semua hanya serpihan retak.
Tuhan telah ajarkan pada kita tentang agungnya sebuah transaksi,
Para Mujahid, pengembara Sejak zaman Iskandar Agung, Tarik bin Ziad, dan seluruh penakluk telah tunjukkan keagungan diri.
Sebuah pengorbanan yang ribuan tahun telah tinta emas sejarah dalam menegakkan misi suci,
tegakkan pilar-pilar kebenaran Ilahi.
Namun juga tak salah dengan para pencinta Tuhan dalam ekspresikan cinta,
ungkapan ratap,doa,bisikan tercurah bercampur tetesan airmata,
Hatinya menembus jauh melebihi ruang galaksi di jagat raya,
dengan madah, Wahai Ilahi…Engkaulah yang kupuja.
VI
Muridku…Cinta yang baik bukan sebuah pilihan tunggal dalam kerangka masa yang pasti akan binasa,
tapi ia berada dalam simetri ruang dan waktu duniawi tempat sang hamba berada,
apakah ia manusia, hewan, tumbuhan ataupun makhluk ciptaan lainnya,
nisbi,karena semua bergantung warna dan kebutuhannya,
dan yang abadi,hanya cinta Sang Pencipta.
Muridku…Berhentilah berlari mencari makna dari apa yang diciptakan,
mintalah defenisi dan muitara hakekat cinta pada-Nya yang menciptakan,
agar engkau tak letih mengusir anjing yang menggonggong mengejarmu,mintalah pada pemiliknya untuk mendiamkan.
Atau seperti kuda liar yang melemparkanmu dari sanggurdi, maka mintalah sang pawang untuk menjinakkan.
Anakku…
kelak tatkala tabir kegelapan materi telah membuka matamu tentang sebuah hakekat,
ternyata segala yang besar dalam pandangan mata tak lebih mulia dari seekor lalat,
sebab itu mulailah pengembaraan hakikimu sebelum terlambat,
pasrahkan hidupmu pada Sang Pemilik Jagat.

Belajar mencinta.
Hamdi Akhsan
     

www.maafjiwaku.blogspot.com

Rabu, 08 Februari 2012

UNTUK BIDADARI SEPIKU...

Maaf beribu maaf kuucapkan untukmu,karena mungkin di dalam hati yang tersirap betapa lancang nya aku ini,yang mengusik ketenangan dan ketentraman belajarmu . namun biarlah kukirimkan salam hangat buat mu seorang..

Gadis..
Ketika sudah tidak mampu lagi menahan kata,maka ku ungkapkan sebuah nurani yang rindu menjelma menajadi syahdu mengigatmu.sungguh,untuk pertama kali aku tersentuh oleh persona dan luluh oleh bias senyummu hingga aku betul-betul larut pada keindahanmu.

Sekali lagi,maafkan aku yang tak pernah sanggup berterus terang di hadapanmu,dan yang penting cukup kau tahu atas nama cinta di hatiku kau adalah pujaan,pena....ku sebut namamu pena,karena kau adalah tinta dari puisi cintaku,yang mengukut kata dalam jiwaku hingga aku mampu berkhyal pada mimpi tidurku...

                                       
                                             Aku........

Kamis, 26 Januari 2012

Arti Cinta Sesungguhnya

Tahukah anda arti cinta sejati yang sesungguhnya? sebenarnya itu adalah kehampaan. Kalaupun itu hanyalah sebuah kumpulan kata-kata tanpa makna. Inilah sebuah kalimat bijak tentang seorang yang telah dikhianati olehnya.
Walau begitu cinta bersifat relatif, seperti halnya sebuah sungai yang mengalir. Mencari lautan sebagai pelabuhan terakhir.
Dan sesungguhnya…
Cara terbaik dalam memaknai arti cinta adalah dengan memberi. Cinta tidak datang karena manusia saling menerima. Itu ada karena manusia pertama-tama saling memberi, dan akhirnya terbentuklah kata cinta.
Selain memberi, cinta juga memiliki arti di sisi tergelapnya, yaitu memaafkan. Sesungguhnya ini adalah hal yang paling sulit dilakukan oleh manusia ketika harus memberi maaf. Walau itu harus dilakukan..walau itu harus dimaknai.
Entahlah, yang pasti. Sebagai seorang pria idaman wanita memaafkan setiap kesalahan wanita adalah sebuah tugas dan bukan sebuah hak . Yang perlu kita lakukan sebagai pria adalah cukup membuat cinta sejati terukir di hati paling dalam dan terdingin. Kemudian menunggu dan terus menunggu untuk ditemukan.
Anda tidak percaya cinta sejati?
Itu hal murni karena memang mungkin selama hidup anda tidak pernah menyadarinya. Sesungguhnya cinta semacam itu ada, ada pada setiap sisik di hati anda, ada disetiap mimpi anda dan ada di setiap imaginasi anda.
Hanya sayangnya itu sebuah hal yang sulit untuk diungkapkan dalam 5-10 kata pertama.
Sebagai pria, kita memiliki sebuah bakat untuk mencintai wanita. Kita tidak perlu banyak tahu apakah artinya benar atau tidak. Sesungguhnya bukan itu yang dimaksud.. ketika sebuah cinta pertama kali dibuat di dunia.
Cinta sejati dibuat untuk dirasakan tanpa perlu memaknai arti yang sesungguhnya. Sepanjang manusia hidup terutama pria, minimal satu kali anda merasakan cinta kepada wanita.
Karena memang pria ditakdirkan untuk terus mencintai wanita, dan melindunginya apapun yang terjadi.
Dan bagaimana jika cinta si wanita bertepuk sebelah tangan, Inilah arti sesungguhnya dari cinta pria yaitu merelakannya. Kita tidak bisa hidup bersama dengan dia jika dia merasa menderita bersama kita.
Cinta pria tidak seperti cerita romeo dan juliet, jika si pria mati maka si wanita mati.
Ada 5 buah hal yang harus dimaknai dalam cinta sejati. Tapi saya tidak akan menyebutkannya satu persatu. Karena makna dan artinya sama saja yaitu saling mencintai dan memberi.
Sesungguhnya anda tidak perlu mengerti secara 100% apa itu sesungguhnya cinta sejati? Mungkin hanya sekitar 10% saja lebih dari cukup untuk mengartikannya dengan sebuah makna. Karena langit selalu diciptakan untuk melindungi bumi dimanapun cinta itu berada.
Matahari selalu mempercayakan bulan untuk menerangi malam. Dan pria harus mengambil jalannya untuk sebuah peperangan demi melindungi bidadari terakhirnya. Ini bukan lelucon apalagi karya sastra ini adalah sebuah imaginasi pria yang mencoba mengartikan cinta yang sesungguhnya.
Namun hari demi hari selalu berjalam melewati kolong langit. Saat itulah kita akan tersadar akan sebuah cinta yang sejatinya menjadi  milik setiap orang yang menginginkannya. Dalam hidup ini hanya ada dua hal yaitu cinta dan benci.
Tapi benci diawali dari sebuah cinta sejati. Yang sejatinya itu tidak memiliki arti yang berkesinambungan. Dan semua orang ataupun daun-daun bingung saat memberikan arti. Apakah itu sejati atau itu adalah kehampaan
Sebuah arti yang selama ini dicari oleh manusia, sebuah arti sejati yang memiliki makna seperti kilaunya berlian.
Dan ketika semua itu berakhir hanya ada satu yang bertahan hidup. Yaitu arti cinta itu sendiri, sebuah kata sebuah makna yang membuat manusia dapat hidup selama bertahun-tahun. Semua diawali dari cinta dan semua diakhiri oleh sebuah cinta kembali.